Menyedihkan Berjuang Hidup Dengan Ventilator Buatan

Seorang pria Cina tetap hidup selama lima tahun terakhir berkat ventilator buatan keluarganya yang harus secara manual menekanya ratusan kali sehari. Fu Xuepeng 25 ia bertabrakan dengan sebuah mobil saat mengendarai sepeda motornya ke supermarket. Dia didiagnosis kerusakan parah pada sistem saraf dan lumpuh dari leher ke bawah dan tidak mampu bernapas tanpa bantuan sejak itu.
Sebaliknya ia harus mengandalkan ventilator dengan pipa napas di hidungnya. Tapi setelah empat bulan di Rumah Sakit, orangtuanya terpaksa membawanya pulang karena biaya pengobatan yang tinggi. Meskipun menerima 300.000 yuan (� 30,0000) sebagai kompensasi dari sopir, biaya lebih dari 10.000 (� 1.000) yuan per minggu untuk menjaga Fu pada ventilator RS.
Ibu Wang Lanqin dan ayah Fu Minzu yang tersisa hanya satu pilihan untuk mengeluarkannya dari RS dan mencoba untuk merawatnya di rumah. Mereka membeli ventilator tas katup masker dan dipompa secara manual oksigen untuk menyelamatkan nyawnya.
Istirahat mereka hanyalah pada malam hari, ketika rumah yang dibangun DIY ventilator dibuat oleh saudara Fu pada tahun 2009 setelah menonton bagaimana membuat di TV. Terdiri dari motor listrik dan tiang mendorong melampirkan perangkat ke topeng katup tas. Namun tingginya biaya listrik berarti mereka tidak bisa menggunakannya sepanjang hari, memaksa mereka untuk melanjutkan tidur mereka vigils sisi sepanjang hari.
Ia kini berjanji untuk menyumbangkan ventilator kepadanya dan simpatisan lain telah menyiapkan dana untuk pengadaan ventilator manual tersebut untuknya. Pemerintah staf dan dokter dari rumah sakit setempat juga mengunjungi keluarga ini, dan sekarang keadaan telah mendapatkan cahaya yang baik dari para simpatisan. Dia adalah seorang mahasiswa, ia didiagnosis pada tahun 1993 dengan penyakit ginjal, yang berarti produk limbah tidak dapat dihapus dari darahnya.


� Fu Xuepeng tetap hidup selama lima tahun terakhir berkat ke ventilator buatan sendiri

� Fu didiagnosis dengan kerusakan parah pada sistem saraf setelah mengalami kecelakaan sepeda motor.


� Untuk menjaga Fu, bola udara terpasang harus diperas secara manual bahkan untuk memompa oksigen ke dalam tubuh, mereka harus meremas kantong Resuscitator 18 kali per menit

� istirahat hanya keluarga hanya pada malam hari, ketika rumah yang dibangun DIY ventilator (r), dibuat oleh saudara Fu muda

� Rumah-built DIY ventilator terdiri dari motor listrik, perangkat ke topeng katup tas. Namun tingginya biaya listrik berarti mereka tidak bisa menggunakannya sepanjang hari

� Ventilator bertenaga listrik ini dibuat oleh saudara Fu muda pada tahun 2009 setelah menonton bagaimana membuat satu di TV

� mengambil secara bergiliran untuk memeras kantong Resuscitator 18 kali per menit membuat tangga keluarganya berubah

� Tapi nasib keluarga yang sekarang sudah siap untuk berubah setelah sebuah blog tentang cerita keluarga yang menyayat hati
http://anehdidunia.com

� Perusahaan kini telah berjanji untuk menyumbangkan ventilator kepadanya 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s